JAYAPURA – Persipura Jayapura kembali jadi bahan pembicaraan publik Papua. Bukan cuma karena sepak bolanya, tapi juga karena pesan emosional yang disampaikan Ketua Harian Persipura, Abisai Rollo.
Pernyataan itu disampaikan Abisai Rollo saat melihat peluncuran jersey baru Persipura dalam perayaan HUT ke-63 Persipura, di Jayapura, Minggu (25/5/2026). Dia mengaskan kalau Persipura bukan cuma sekadar klub sepak bola biasa. Menurutnya, tim berjuluk Mutiara Hitam itu sudah jadi simbol persatuan, kebanggaan, bahkan harga diri masyarakat Papua.
Abisai bilang, selama 63 tahun berdiri, Persipura sudah melewati banyak tantangan dan tetap bertahan sebagai salah satu ikon terbesar Tanah Papua di dunia olahraga nasional.
“Persipura bukan sekadar klub, tapi simbol persatuan orang Papua,” begitu kira-kira pesan kuat yang disampaikan Abisai dalam peringatan ulang tahun Persipura.
Momentum ulang tahun ke-63 Persipura sendiri dianggap jadi titik penting untuk membangkitkan kembali kejayaan tim kebanggaan warga Papua itu setelah beberapa musim terakhir menghadapi masa sulit.
Abisai optimistis, dengan dukungan penuh masyarakat Papua, Persipura bisa bangkit dan kembali naik ke Liga 1 Indonesia musim depan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua tetap solid mendukung tim yang selama ini dianggap sebagai identitas bersama orang Papua.
Perayaan HUT Persipura belum lama ini juga berlangsung penuh nuansa emosional. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dan jadi pengingat bagaimana sejarah panjang Persipura lahir dari semangat persatuan masyarakat Papua dan dukungan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua.
Di media sosial, dukungan buat Persipura juga terus mengalir. Banyak warga menyebut Persipura bukan hanya tim bola, tetapi lambang perjuangan dan kebanggaan masyarakat Papua di level nasional.





