PAPUA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Nggak cuma bantu pemenuhan gizi anak-anak, program ini juga pelan-pelan ikut menggerakkan ekonomi warga lokal.
Hal itu terlihat dari mulai banyaknya keterlibatan petani, nelayan, sampai pelaku UMKM dalam rantai penyediaan bahan makanan untuk program MBG di berbagai daerah Papua.
Vibes positif program ini mulai terasa karena kebutuhan dapur MBG bikin hasil pertanian dan perikanan warga jadi lebih terpakai dan punya pasar yang jelas.
Program MBG sendiri memang dirancang bukan cuma buat kasih makanan bergizi ke anak sekolah, tapi juga supaya ekonomi masyarakat sekitar ikut hidup.
“Kalau bahan pangan diambil dari petani lokal, manfaatnya jadi berlipat,” begitu gambaran dukungan terhadap program MBG yang sebelumnya juga disampaikan dalam pembahasan nasional soal rantai pasok pangan lokal.
Di Papua, program ini dinilai cocok banget karena banyak daerah punya potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan hasil kebun lokal.
Selain bantu anak-anak dapat asupan makanan yang lebih baik, program ini juga membuka peluang kerja baru buat masyarakat sekitar, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.
Nggak heran kalau banyak pihak mulai berharap MBG bisa terus berjalan konsisten karena dampaknya dianggap cukup terasa buat kehidupan masyarakat bawah.
Program ini juga disebut jadi salah satu langkah buat membangun generasi muda Papua yang lebih sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan.





