BIAK NUMFOR – Kabupaten Biak Numfor lagi bikin gebrakan baru di Papua. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu, 24 Mei 2026.
Program ini disebut jadi yang pertama di Papua dan langsung menarik perhatian warga karena digadang-gadang bakal jadi pusat penguatan ekonomi masyarakat kampung. Suasana acara juga terasa meriah karena dihadiri pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang antusias lihat pembangunan dimulai.
Dalam sambutannya, Gubernur Matius Fakhiri bilang kalau koperasi bukan cuma tempat simpan pinjam biasa, tapi bisa jadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal. Menurutnya, kampung-kampung di Papua punya banyak potensi yang harus dikelola serius supaya warga bisa lebih mandiri secara ekonomi.
Gerai Koperasi Merah Putih nantinya bakal dipakai untuk mendukung berbagai usaha masyarakat. Mulai dari hasil laut, pertanian, usaha kecil, sampai produk UMKM lokal direncanakan masuk dalam sistem koperasi tersebut supaya pemasaran dan distribusinya lebih teratur.
Fakhiri juga berharap pembangunan koperasi ini bisa membuka lapangan kerja baru buat anak muda di Biak Utara. Jadi generasi muda Papua nggak cuma berharap kerja kantoran, tapi juga bisa berkembang lewat usaha mandiri dan ekonomi kampung.
Selain itu, pemerintah daerah menilai keberadaan koperasi penting banget buat membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi di daerah kepulauan seperti Biak Numfor. Dengan sistem koperasi, warga diharapkan punya akses usaha dan pemasaran yang lebih kuat dibanding jalan sendiri-sendiri.
Belakangan ini, Pemerintah Provinsi Papua memang lagi gencar dorong pembangunan ekonomi berbasis kampung dan masyarakat lokal. Salah satu fokusnya adalah memperkuat koperasi dan UMKM supaya ekonomi Papua nggak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.




