Timika, Mambruks.com – PT Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di SPBU 84.999.02 yang berada di Jalan Cenderawasih SP2, Kabupaten Mimika, setelah ditemukan dugaan pelanggaran dalam proses penyaluran BBM bersubsidi.
Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan bersama antara PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika.
Pertamina Temukan Dua Bentuk Pelanggaran
Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Papua Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Junaedi Kala, menjelaskan bahwa pemeriksaan menemukan adanya transaksi Pertalite menggunakan QR Code yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan yang melakukan pengisian.
Selain itu, petugas juga menemukan praktik pengisian kendaraan roda empat melalui dispenser yang khusus diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.
Menurutnya, volume pengisian dalam salah satu transaksi bahkan tercatat melebihi 100 liter, sehingga dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM subsidi.
“Operator melakukan transaksi Pertalite menggunakan QR Code yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan. Selain itu juga melayani pengisian kendaraan roda empat melalui jalur roda dua dengan volume lebih dari 100 liter,” ujar Junaedi.
Operator Diberi Sanksi Tegas
Atas temuan tersebut, Pertamina menjatuhkan sanksi kepada operator yang terlibat dalam pelanggaran.
Junaedi mengatakan sejumlah operator bahkan diberhentikan dari pekerjaannya sebagai bentuk tindakan disiplin sekaligus memberikan efek jera agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap sesuai aturan pemerintah.
Penyaluran Pertalite Dihentikan Sementara
Pertamina menjelaskan penghentian sementara penyaluran Pertalite di SPBU SP2 dilakukan sebagai bagian dari proses pembinaan terhadap pengelola SPBU.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan penyaluran BBM subsidi kembali berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pasokan Dialihkan ke SPBU Lain
Selama masa pembinaan berlangsung, distribusi Pertalite untuk masyarakat dialihkan ke SPBU lain yang berada di wilayah Kabupaten Mimika.
Pertamina memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap dapat terpenuhi dan mengimbau seluruh konsumen menggunakan QR Code yang sesuai dengan data kendaraan saat melakukan pengisian BBM bersubsidi.
Pengawasan Akan Diperketat
PT Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Disperindag menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap seluruh SPBU di wilayah Mimika.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi sekaligus memastikan penyalurannya berlangsung secara transparan, sesuai ketentuan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.





