Merauke, Mambruks.com – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga bernama Abdul Rozas (29) yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke aliran Sungai Maro, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Senin (6/7/2026).
Korban diduga terjatuh dari dermaga saat hendak menuju toilet untuk buang air kecil (BAK). Hingga berita ini ditulis, Abdul Rozas belum berhasil ditemukan.
Diduga Terjatuh dari Dermaga Tengah Malam
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke menerima laporan mengenai peristiwa tersebut dari rekan korban bernama Supendi sekitar pukul 10.00 WIT.
Berdasarkan informasi awal, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 01.30 WIT di dermaga milik Hengki yang berada di tepi Sungai Maro.
Saat itu korban disebut berjalan menuju kamar kecil, namun tidak kembali. Sejak saat itu keberadaannya tidak lagi diketahui.
Korban terakhir kali terlihat mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru dan celana pendek.
Basarnas Kerahkan Dua Tim Rescue
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Merauke langsung mengerahkan dua tim rescue yang berjumlah 10 personel menuju lokasi kejadian sekitar pukul 10.20 WIT.
Lokasi pencarian berada sekitar 6,3 kilometer dari Kantor SAR Merauke dengan waktu tempuh kurang lebih 25 menit.
Untuk mempercepat proses pencarian, Basarnas turut berkoordinasi dengan berbagai unsur SAR lainnya.
Libatkan Berbagai Unsur SAR
Operasi pencarian melibatkan sejumlah instansi, di antaranya KODAERAL XI Merauke, SATROL Merauke, POLAIR Merauke, serta awak kapal KM Lyly 03.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan berbagai peralatan, seperti tiga unit rescue car, satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB), satu unit perahu bermesin 40 PK, drone thermal untuk pencarian udara, telepon satelit, Handy Talky (HT), hingga GPS handheld.
Cuaca Berubah, Pencarian Tetap Dilanjutkan
Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca di sekitar Sungai Maro dilaporkan cerah berawan dan sempat diguyur hujan lokal.
Kecepatan angin berkisar antara 8 hingga 25 kilometer per jam yang bertiup dari arah timur hingga tenggara.
Meski demikian, tim SAR tetap melanjutkan pencarian dengan menyisir area sungai dan sekitarnya.
Basarnas Minta Bantuan Masyarakat
Basarnas Merauke juga mengimbau masyarakat, nelayan, maupun awak kapal yang melintas di kawasan Sungai Maro agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap Abdul Rozas masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan hingga korban ditemukan atau terdapat perkembangan lebih lanjut dari tim SAR gabungan.





