MIMIKA — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Karantina Papua Tengah memastikan ratusan hewan kurban yang masuk ke wilayah Papua Tengah dalam kondisi sehat dan aman buat masyarakat. Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara ketat di Kabupaten Mimika dan sejumlah daerah sekitarnya pada Mei 2026.
Petugas Karantina Papua Tengah melakukan pengecekan langsung terhadap sapi dan kambing kurban yang akan dijual maupun didistribusikan menjelang Iduladha. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit dan layak dikonsumsi masyarakat.
Kepala Karantina Papua Tengah menjelaskan kalau proses pengawasan dilakukan mulai dari pemeriksaan dokumen kesehatan hewan, kondisi fisik, hingga pengawasan saat distribusi masuk ke wilayah Papua Tengah.
Menurut petugas, sampai sekarang belum ditemukan indikasi penyakit berbahaya pada hewan kurban yang diperiksa. Karena itu masyarakat diminta tidak khawatir saat membeli hewan kurban untuk kebutuhan Iduladha tahun ini.
Selain memastikan kesehatan hewan, Karantina Papua Tengah juga terus mengawasi lalu lintas pengiriman ternak supaya tidak ada hewan ilegal atau tanpa dokumen kesehatan yang masuk ke wilayah Papua Tengah.
Menjelang Iduladha, permintaan hewan kurban di Mimika dan beberapa daerah Papua Tengah memang mulai meningkat. Banyak pedagang sudah membuka penjualan sapi dan kambing di sejumlah titik sejak pertengahan Mei 2026.
Pihak karantina juga mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di tempat resmi atau penjual terpercaya supaya kualitas dan kesehatan hewan lebih terjamin.
Sampai saat ini, distribusi dan pemeriksaan hewan kurban di Papua Tengah masih terus berjalan guna memastikan perayaan Iduladha 2026 berlangsung aman, sehat, dan lancar bagi seluruh masyarakat.





