JAYAPURA – Perum Bulog wilayah Papua lagi tancap gas lewat program “jemput pangan”! Mereka ngoptimalkan satgas khusus buat langsung turun ke lapangan, nyerap beras dari petani di Merauke biar nggak ribet dan nggak numpuk.
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Selasa, mengatakan langkah itu dinilai efektif dalam mempercepat serapan beras sekaligus memastikan petani mendapatkan harga yang layak.
Dia menjelaskan kehadiran petugas jemput pangan juga berperan aktif mendatangi lokasi panen, termasuk saat petani menjemur hasil pertanian guna menawarkan pembelian langsung oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan.
Strategi ini sengaja dipakai biar proses penyerapan beras bisa lebih cepat dan efisien. Jadi, petani nggak perlu pusing cari pembeli—Bulog yang langsung datang jemput hasil panen mereka.
Langkah ini juga penting banget buat jaga ketahanan pangan di wilayah Papua. Apalagi, sampai April 2026 aja, serapan beras dari Merauke sudah tembus sekitar 1.678 ton dan masih terus digenjot buat capai target tahunan.
Selain bantu petani, program ini juga bikin stok beras tetap aman dan stabil di pasaran. Jadi, nggak cuma petani yang untung, masyarakat juga ikut merasakan dampaknya.
Bulog nggak cuma nunggu…Tapi langsung turun tangan biar pangan tetap aman dan petani tetap cuan!





