JAYAPURA – Kabar panas datang dari dunia politik—Bahlil Lahadalia siap “turun gunung” buat ikut bertarung di Pemilu 2029.
Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, resmi melantik pengurus DPD Golkar Papua periode 2025–2030. Acara pelantikannya digelar di Auditorium Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Sabtu (25/4/2026).
Momentum pelantikan ini menjadi strategi besar partai berlambang pohon beringin itu untuk memecah kebuntuan kursi di Senayan dari wilayah timur Indonesia.
Ketua Umum Partai Golkar itu secara terang-terangan bilang kalau dirinya bakal maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua. Langkah ini bukan tanpa alasan, tapi jadi bagian dari strategi besar buat ngangkat kekuatan partai di wilayah timur Indonesia.
Bahlil juga nyebut kalau selama ini kursi DPR RI dari Papua belum berhasil diamankan oleh partainya. Nah, itu yang jadi motivasi utama dia buat turun langsung, bukan cuma ngasih arahan dari atas.
Nggak cuma sekadar wacana, dia juga minta seluruh kader Golkar di Papua buat mulai konsolidasi dari bawah—dari tingkat distrik sampai kampung. Tujuannya jelas: memperkuat basis dan nambah kursi di parlemen nanti.
Menurutnya, kemenangan itu penting, tapi yang lebih penting adalah meningkatkan jumlah kursi. Jadi bukan cuma ikut-ikutan pemilu, tapi benar-benar punya target besar ke depan.
Langkah Bahlil ini juga jadi sinyal kalau persaingan politik di Papua menuju 2029 bakal makin panas. Apalagi dengan tokoh nasional yang turun langsung ke dapil tersebut.
Intinya, 2029 nanti bukan sekadar pemilu biasa—tapi juga jadi ajang pembuktian siapa yang benar-benar serius bangun kekuatan politik dari daerah.





