SENTANI – Tumpukan sampah yang tidak kunjung diangkut selama beberapa hari memicu aksi protes warga di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura.
Sebagai bentuk kekecewaan, sejumlah warga menghamburkan sampah ke badan jalan pada Kamis (16/7/2026) malam. Akibatnya, hampir seluruh ruas jalan dipenuhi berbagai jenis sampah sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Sampah Tak Terangkut Selama Tiga Hari
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, menjelaskan bahwa pihaknya sudah tiga hari tidak dapat menjalankan pelayanan pengangkutan sampah secara normal.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh dua kendala utama, yakni tempat pembuangan akhir (TPA) yang masih dipalang serta kerusakan mesin pengisian Bio Solar di SPBU Lasminingsih Hawai Sentani yang masih dalam proses perbaikan.
DLHK: Warga Marah Itu Wajar
Salmon mengaku memahami kekecewaan para pedagang dan masyarakat yang harus menghadapi tumpukan sampah di sekitar lokasi usaha maupun permukiman.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi.
Menurutnya, selama akses menuju TPA masih tertutup dan pasokan bahan bakar operasional belum normal, armada pengangkut sampah tidak dapat bekerja seperti biasanya.
Bahkan, sejumlah kendaraan pengangkut sampah disebut sudah penuh, namun belum bisa membuang muatannya karena TPA belum dapat digunakan.
DLHK pun mengimbau masyarakat untuk sementara mengelola sampah secara bijak hingga pelayanan kembali normal.
Polisi Turun Tangan Bersihkan Jalan
Melihat kondisi jalan yang dipenuhi sampah, Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan bersama personel Polres Jayapura turun langsung ke lokasi membantu proses pembersihan.
Kapolres mengatakan pihaknya memahami keluhan masyarakat terkait persoalan sampah yang belum teratasi.
Namun demikian, ia mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu kepentingan masyarakat lain, terutama pengguna jalan.
Pembersihan dilakukan agar arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas warga di kawasan Pasar Lama Sentani dapat berlangsung seperti biasa.





