TIMIKA – Suasana duka menyelimuti kawasan pendulangan emas Kali Kabur Mile 21, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, setelah seorang ayah berinisial PK (50) dan anaknya LK ditemukan meninggal dunia di dalam camp sederhana yang selama ini mereka tempati.
Peristiwa yang terungkap pada Rabu (15/7/2026) itu mengejutkan warga sekitar karena sebelumnya tidak ada yang menyangka tempat tinggal keluarga tersebut berubah menjadi lokasi penemuan dua korban meninggal dunia.
Berawal dari Kecurigaan Warga
Menurut informasi yang dihimpun, warga mulai merasa ada sesuatu yang tidak biasa karena sejak pagi hari tidak terlihat aktivitas dari camp milik korban.
Salah seorang warga bahkan mengaku sempat mendengar suara tangisan seorang anak dari arah camp sekitar pukul 02.00 WIT.
Namun hingga pagi dan siang hari, tidak ada seorang pun yang terlihat keluar dari lokasi sehingga warga tetap melanjutkan aktivitas mendulang seperti biasa.
Saat kembali menjelang malam sekitar pukul 19.00 WIT, kondisi camp masih tampak sepi tanpa tanda-tanda kehidupan.
Kecurigaan tersebut akhirnya mendorong warga menghubungi salah satu anak korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Dua Korban Ditemukan di Dalam Camp
Bersama anggota keluarga, warga kemudian masuk ke dalam camp dan mendapati PK serta LK sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Laporan itu segera diteruskan kepada aparat kepolisian yang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Tim gabungan yang turun ke lokasi terdiri dari personel Polsek Kuala Kencana, Inafis Satreskrim Polres Mimika, Brimob Pas 3 Satgas Amole, serta petugas keamanan perusahaan.
Satu Korban Lain Dievakuasi ke Rumah Sakit
Selain menemukan dua korban meninggal dunia, petugas juga menemukan seorang korban lain berinisial AT dalam kondisi kritis.
AT kemudian dievakuasi oleh pihak keluarga menuju RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana, Ipda Y. Tansah Kristiono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan oleh Polsek Mimika Baru karena lokasi kejadian berada di wilayah hukumnya.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa yang menyebabkan dua korban meninggal dunia.
Pemeriksaan Awal Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Sementara itu, pihak RSUD Mimika telah melakukan pemeriksaan luar terhadap kedua jenazah.
Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga, korban diketahui sebelumnya memang memiliki riwayat sakit. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu proses pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Duka Mendalam Selimuti Kawasan Pendulangan
Peristiwa ini meninggalkan kesedihan bagi keluarga maupun masyarakat di kawasan pendulangan Kali Kabur.
Warga berharap proses penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab meninggalnya kedua korban, sehingga keluarga memperoleh kepastian atas peristiwa yang menimpa orang-orang tercinta mereka.





