JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya memastikan situasi keamanan di wilayahnya mulai kembali stabil setelah insiden penembakan yang menewaskan seorang ibu hamil bernama Melkiana Duwitau.
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan aktivitas masyarakat maupun pelayanan pemerintahan kini telah kembali berjalan seperti biasa setelah sempat terganggu akibat peristiwa tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Aner usai menghadiri pelantikan pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) di Sentani, Selasa (14/7/2026).
Aktivitas Warga dan Pelayanan Publik Kembali Berjalan
Menurut Bupati, kondisi keamanan di Intan Jaya saat ini sudah jauh lebih kondusif dibanding beberapa hari sebelumnya.
Ia menyebut masyarakat telah kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara pelayanan pemerintahan kepada warga juga berlangsung normal.
Meski sempat terjadi aksi spontan masyarakat yang mengiringi jenazah korban sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka, situasi disebut telah kembali terkendali.
Penyelidikan Diserahkan kepada Aparat
Aner Maisini menegaskan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya tidak ingin berspekulasi mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab atas insiden penembakan tersebut.
Menurutnya, penentuan pelaku sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum yang saat ini masih melakukan penyelidikan.
Pemerintah daerah memilih menunggu hasil penyidikan resmi agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Jenazah Korban Sudah Dimakamkan
Bupati juga menyampaikan bahwa jenazah Melkiana Duwitau telah dimakamkan oleh keluarga.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan aman dan tertib tanpa menimbulkan gangguan terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut.
Pemerintah Berkomitmen Lindungi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menegaskan akan terus berupaya menjaga keamanan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski sempat dihadapkan pada situasi yang memanas.
Selain itu, pemerintah berharap aparat keamanan dapat segera mengungkap kasus tersebut sehingga pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Harapan Agar Warga Sipil Tidak Lagi Menjadi Korban
Di akhir keterangannya, Aner Maisini menyampaikan harapan agar tidak ada lagi masyarakat sipil yang menjadi korban dalam berbagai konflik yang terjadi di wilayah Intan Jaya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan mendukung proses penegakan hukum agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Menurutnya, perlindungan terhadap warga harus menjadi prioritas utama demi menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas di Kabupaten Intan Jaya.





