spot_img
spot_img
HeadlinesFakta Mencekam Intan Jaya Mei–Juni 2026: Penembakan Aparat ke Rombongan Romo Pastor,...

Fakta Mencekam Intan Jaya Mei–Juni 2026: Penembakan Aparat ke Rombongan Romo Pastor, Pengungsian hingga Warga Sipil Jadi Korban

Rangkaian konflik di Intan Jaya sepanjang Mei–Juni 2026 memicu korban jiwa, pengungsian warga, hingga dugaan pelanggaran HAM. Simak kronologi lengkap, fakta lapangan, dan respons dari berbagai pihak.

Must read

JAYAPURA – Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, makin bikin cemas sepanjang Mei hingga Juni 2026. Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, serangkaian insiden mulai dari ledakan yang diduga berasal dari drone, operasi penyisiran aparat, kontak senjata, hingga penembakan terhadap warga sipil membuat ribuan masyarakat hidup dalam ketakutan dan sebagian memilih mengungsi.

Berdasarkan penelusuran Suara Papua, konflik yang memuncak itu mengakibatkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, termasuk tiga warga sipil dan satu anggota TNI. Selain itu, sembilan warga lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan maupun insiden penembakan.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi di Intan Jaya?

Awal Ketegangan Berawal dari Pertengahan Mei

Rangkaian peristiwa bermula pada 17 Mei 2026 ketika sebuah benda yang diduga dijatuhkan menggunakan pesawat tanpa awak meledak di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Paulus di Kampung Mbamogo, Distrik Sugapa, sesaat setelah umat selesai mengikuti misa.

Ledakan tersebut menyebabkan beberapa jemaat mengalami luka akibat serpihan. Pada waktu yang hampir bersamaan, insiden serupa juga terjadi di Kampung Danggoa. Sebuah granat yang awalnya tidak meledak akhirnya meledak saat didekati warga dan melukai dua orang.

Tim pastoral dari Paroki Bilogai kemudian mengevakuasi para korban dan menemukan benda yang diduga granat di sekitar halaman gereja.

Namun dua hari kemudian, 19 Mei 2026, Komando Operasi TNI Habema membantah bahwa granat tersebut merupakan milik TNI. Pihak militer menyebut jenis granat yang ditemukan berbeda dengan perlengkapan standar yang digunakan personel mereka.

TPNPB Mengaku Kembali Beroperasi di Intan Jaya

Pada 23 Mei 2026, Brigjen TPNPB Aibon Kogeya mengumumkan bahwa dirinya bersama pasukan kembali beroperasi di wilayah Intan Jaya setelah sebelumnya melakukan pergerakan di Nabire.

Dalam pernyataannya, Aibon menegaskan bahwa sasaran perjuangan kelompoknya adalah aparat bersenjata, bukan masyarakat sipil. Ia juga meminta agar operasi keamanan tidak menyasar kampung-kampung yang dihuni warga.

Korban Sipil Terus Bertambah

Situasi semakin memprihatinkan setelah Luter Nabelau, salah satu korban ledakan pada 17 Mei, meninggal dunia pada 25 Mei 2026 usai menjalani perawatan di RSUD Mimika.

Sebulan berselang, tepatnya 18 Juni 2026, ledakan yang diduga berasal dari granat kembali terjadi di Kampung Danggoa. Dua warga sipil, Aliana Pogau dan Ottopina Hogajau, mengalami luka-luka.

Komando Operasi TNI Habema kembali membantah keterlibatan personelnya dalam insiden tersebut dan menegaskan tidak ada patroli maupun penggunaan bahan peledak di lokasi pada waktu kejadian.

Operasi Militer Berujung Pengungsian Warga

Ketegangan memuncak pada 27 Juni 2026 saat aparat melakukan operasi penyisiran di Kampung Danggoa. Dalam operasi tersebut dilaporkan terjadi kontak senjata antara aparat dan TPNPB yang menyebabkan seorang anggota TNI, Praka Bayu Oktara, gugur.

Warga juga melaporkan adanya pembakaran sejumlah rumah sehingga masyarakat dari Danggoa dan kampung-kampung sekitar memilih meninggalkan rumah mereka.

Sehari setelahnya, aktivitas penerbangan yang tidak biasa serta suara tembakan kembali terdengar di sekitar Distrik Hitadipa.

Akibat kondisi yang terus memburuk, warga dari Kampung Danggoa, Soali, Mbamogo, Balamai dan Tausiga mengungsi ke wilayah Yokatapa, Distrik Sugapa.

Mobil Pastor Ditembak, Evangelis GKII Tewas

Konflik kembali memanas pada 29 Juni 2026 ketika kendaraan yang ditumpangi Pastor Paroki Bilogai, RD Yanuarius Yance Yogi, ditembak saat melintas menuju Tigigi.

Di dalam kendaraan terdapat sebelas orang. Beruntung seluruh penumpang utama selamat meski peluru menembus bagian kendaraan. Dua warga sipil dilaporkan mengalami luka akibat tembakan dalam insiden tersebut.

Masih pada hari yang sama, Evangelis GKII, Elianus Agimbau, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami penembakan di kawasan Pangkalan Ojek Mbamogo.

Masyarakat dari empat kampung di Agisiga yang mengungsi ke Sugapa

Okto Tigau Ditemukan Tewas

Peristiwa yang paling menyita perhatian terjadi pada 1 Juli 2026. Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Okto Tigau, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 29 Juni, ditemukan meninggal dunia di belakang Pos Rajawali Habema.

Menurut keterangan yang dihimpun Suara Papua, Okto sebelumnya hendak mengurus dokumen kependudukan sebelum diduga diamankan aparat. Saat ditemukan, tubuh korban menunjukkan sejumlah luka tembak serta bekas dugaan penganiayaan.

Kasus ini memicu desakan dari keluarga dan masyarakat agar dilakukan penyelidikan independen terhadap penyebab kematian korban.

Rangkuman Peristiwa Mei–Juli 2026

Sepanjang periode pertengahan Mei hingga awal Juli 2026, sedikitnya terjadi sepuluh peristiwa besar yang saling berkaitan, mulai dari ledakan yang diduga berasal dari drone, kontak senjata antara aparat dan TPNPB, operasi penyisiran, pembakaran rumah warga, penembakan terhadap kendaraan sipil, hingga ditemukannya korban meninggal dunia.

Data yang dihimpun Suara Papua mencatat empat orang meninggal dunia, terdiri dari tiga warga sipil dan satu anggota TNI. Selain itu, sembilan warga sipil mengalami luka-luka akibat ledakan maupun penembakan.

Hingga kini, sejumlah insiden tersebut masih memunculkan perbedaan versi antara keterangan warga, laporan lapangan, serta pernyataan resmi aparat keamanan. Sementara itu, masyarakat berharap situasi keamanan di Intan Jaya segera membaik agar warga yang mengungsi dapat kembali ke kampung halaman dengan aman.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular