spot_img
spot_img
ScoopTerungkap! Barang Bukti di Lokasi Ledakan Bom Biak Bikin Polisi Curiga, Ada...

Terungkap! Barang Bukti di Lokasi Ledakan Bom Biak Bikin Polisi Curiga, Ada Upaya Membongkar Bom PD II?

Penyelidikan ledakan bom diduga sisa Perang Dunia II di Biak Numfor memasuki babak baru. Polisi menemukan peralatan selam, kompresor, hingga alat pemotong besi yang memunculkan dugaan adanya aktivitas pembongkaran bom sebelum ledakan terjadi.

Must read

BIAK – Misteri ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, mulai menemukan titik terang. Di tengah upaya pencarian korban dan sterilisasi lokasi kejadian, penyidik kini fokus mengungkap aktivitas yang dilakukan para korban sebelum ledakan maut tersebut terjadi.

Penyelidikan yang dilakukan Tim Reserse Kriminal Polres Biak Numfor bersama tim gabungan menemukan sejumlah barang bukti yang memunculkan banyak pertanyaan. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan tiga perahu yang diduga digunakan para korban saat berada di area ledakan.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, didampingi Kasat Reskrim Iptu Daniel Rumpaidus, menjelaskan bahwa petugas menemukan berbagai peralatan yang mengindikasikan adanya aktivitas penyelaman di lokasi tersebut.

Di atas perahu-perahu yang diamankan, polisi menemukan dua unit kompresor udara yang telah dimodifikasi. Salah satunya menggunakan selang sepanjang 150 meter, sementara kompresor lainnya dilengkapi selang hingga 200 meter lengkap dengan regulator penyelam.

Temuan ini menjadi perhatian karena peralatan seperti itu umumnya digunakan untuk aktivitas penyelaman di perairan dalam dalam waktu yang cukup lama. Polisi memastikan seluruh peralatan tersebut merupakan milik para korban yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Namun, penyelidikan semakin menarik setelah Tim Laboratorium Forensik melakukan penyisiran di sekitar pusat ledakan. Dalam radius sekitar 50 meter dari titik ledakan, petugas menemukan sejumlah alat pemotong logam yang tidak biasa dibawa oleh nelayan saat melaut.

Beberapa barang yang ditemukan antara lain serpihan logam, mata gergaji besi, gagang gergaji, serta mata gerinda. Keberadaan alat-alat tersebut memunculkan dugaan bahwa sebelum ledakan terjadi, ada aktivitas yang berkaitan dengan pemotongan atau pembongkaran benda logam berukuran besar di lokasi tersebut.

Spekulasi pun berkembang di tengah masyarakat.

Banyak yang menduga bom peninggalan Perang Dunia II yang selama puluhan tahun berada di dasar laut mungkin sempat diutak-atik atau berusaha diangkat sebelum akhirnya meledak.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan. Praktik pencarian dan pengambilan besi tua dari bangkai kapal perang maupun sisa-sisa amunisi perang memang pernah ditemukan di sejumlah wilayah pesisir Indonesia karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi sebagai barang rongsokan.

Meski demikian, pihak kepolisian belum ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab pasti ledakan. Seluruh barang bukti, termasuk kompresor, perahu, mesin tempel, perlengkapan selam, dan alat-alat pemotong logam masih diperiksa secara mendalam.

Selain itu, polisi juga mengamankan empat mesin tempel perahu berdaya besar, terdiri dari tiga mesin berkekuatan 15 PK dan satu mesin 40 PK. Berbagai perlengkapan selam seperti masker, kacamata selam, kaki katak, jaring penyimpanan, hingga sabuk pemberat juga turut diamankan untuk kebutuhan penyelidikan.

Hingga kini, tim gabungan masih berupaya mengungkap apakah ledakan tersebut murni merupakan kecelakaan yang dialami para korban saat beraktivitas di laut atau justru berkaitan dengan dugaan pembongkaran bom peninggalan Perang Dunia II yang berakhir tragis.

Jawaban atas misteri ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap serpihan logam yang ditemukan di lokasi serta penelusuran lebih lanjut terhadap seluruh barang bukti yang telah diamankan aparat.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular