SORONG – Pemerintah Kota Sorong akhirnya mulai serius membenahi persoalan banjir yang selama ini bikin warga resah. Lewat dana Otonomi Khusus (Otsus), Pemkot Sorong menganggarkan Rp7,7 miliar buat pembangunan kanal banjir di wilayah Kota Sorong.
Hal itu disampaikan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, di Sorong, Selasa (26/5/2026). Proyek pembangunan kanal tersebut bakal dibangun di Jalan Sungai Maruni KM 10, Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur.
Menurut Septinus, pembangunan kanal ini jadi bagian dari komitmen pemerintah buat mengatasi banjir yang sering terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Sorong.
“Nanti kanal dibangun sepanjang 402 meter,” jelasnya saat launching pembangunan kanal tersebut.
Vibes pembangunan ini langsung disambut positif warga karena banjir di kawasan Sungai Maruni memang udah lama jadi masalah yang sering bikin aktivitas masyarakat terganggu.
Pemkot bilang proyek itu dibiayai penuh lewat dana Otsus Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp7,7 miliar.
Nggak cuma fokus atasi banjir, pemerintah juga pengin memperbaiki sistem drainase kota supaya Sorong makin tertata, nyaman, dan keren sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya.
Septinus juga bilang penataan kota bakal dilakukan bertahap. Setelah urusan infrastruktur dibenahi, pemerintah bakal lanjut fokus dorong ekonomi masyarakat.
Beliau juga ngajak warga sekitar lokasi pembangunan buat mendukung pengerjaan kanal supaya proyek bisa selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar bermanfaat buat masyarakat banyak.





