spot_img
spot_img
HeadlinesNgeri! Tiga Penyakit Mematikan Masih Jadi Ancaman Besar Warga Papua

Ngeri! Tiga Penyakit Mematikan Masih Jadi Ancaman Besar Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti malaria, HIV/AIDS, dan TBC sebagai tiga penyakit paling mematikan yang masih mengancam masyarakat Papua, terutama kelompok rentan.

Must read

JAYAPURA – Masalah kesehatan di Papua ternyata masih jadi perhatian serius, bro. 😢⚠️ Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tiga penyakit yang sampai sekarang masih jadi ancaman besar bagi masyarakat, yaitu malaria, HIV/AIDS, dan tuberkulosis (TBC).

Ketiga penyakit itu disebut masih jadi penyebab utama tingginya angka kematian di Papua, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan balita.

Direktur Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua, Robby Kayame, mengatakan masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses kesehatan terbatas jadi kelompok yang paling berisiko terkena dampak penyakit tersebut. Karena itu, ia menilai Papua masih membutuhkan lebih banyak tenaga kesehatan, khususnya di bidang laboratorium medik.

Menurut Robby, tenaga laboratorium punya peran penting buat mendeteksi penyakit lebih awal lewat pemeriksaan darah, lendir, dan sampel kesehatan lainnya. Kalau penyakit bisa diketahui sejak dini, proses pengobatan juga bakal lebih cepat dan tepat. 🔬💉

Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan. Banyak kasus malaria, HIV/AIDS, dan TBC terlambat diketahui karena pasien baru datang ke fasilitas kesehatan saat kondisi sudah parah.

Masalah malaria sendiri memang masih jadi ancaman serius di Tanah Papua. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 90 persen kasus malaria di Indonesia berasal dari enam provinsi di Papua.

Bahkan di Kabupaten Jayapura saja, Dinas Kesehatan mencatat lebih dari 19 ribu kasus malaria positif hingga April 2026. Pemerintah daerah kini terus mendorong pemeriksaan massal dan pengendalian lingkungan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.

Sementara itu, Gubernur Papua Mathius Fakhiri sebelumnya juga menyebut AIDS, malaria, dan TBC sebagai “tiga penyakit pembunuh terbesar” bagi Orang Asli Papua. Ia meminta tenaga kesehatan lebih aktif menjangkau masyarakat di pedalaman yang masih sulit mengakses layanan medis.

Pemerintah dan tenaga kesehatan berharap masyarakat makin sadar pentingnya menjaga kebersihan, rutin memeriksa kesehatan, dan segera berobat kalau mengalami gejala penyakit. Soalnya deteksi dini dianggap jadi kunci utama buat menyelamatkan banyak nyawa di Papua. 🙏🔥

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular