JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura lagi gercep buat ngecek ulang data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Tujuannya jelas: biar bantuan ini benar-benar sampai ke orang yang tepat, bukan salah sasaran.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Rabu, bilang kalau verifikasi dan validasi data dilakukan karena sebanyak 63 ribu peserta BPJS kesehatan program PBI terhapus dari daftar penerima bantuan yang dibiayai pemerintah pusat.
Menurut Rustan, dalam proses pendataan juga akan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Dukcapil, Dinas Kesehatan hingga para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Jadi datanya nggak asal, tapi benar-benar dicek detail.
Saat ini, dari ratusan ribu peserta BPJS di Jayapura, masih ada data yang perlu disaring ulang. Bahkan ada puluhan ribu peserta yang sebelumnya sudah dihapus dari daftar penerima, dan sekarang lagi dicek lagi apakah memang layak atau tidak.
Targetnya, proses verifikasi ini bisa selesai secepatnya biar pemerintah punya data yang lebih akurat buat menentukan siapa saja yang benar-benar berhak dapat bantuan.
Kalau nanti ada warga yang seharusnya dapat bantuan tapi malah terhapus, pemerintah juga bakal berusaha mengembalikan hak mereka. Jadi nggak ada yang dirugikan.
Bantuan tetap jalan…tapi harus tepat sasaran biar manfaatnya benar-benar terasa!





