ASMAT – Halo Bestie! Ada kabar super hangat dan penuh positive vibes nih dari ujung timur Nusantara, tepatnya di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Hari ini, Sabtu, 23 Mei 2026, Pj Gubernur kita yang terkenal merakyat, Apolo Safanpo, baru aja ngelakuin kunjungan kerja yang epic dan bermakna banget buat masyarakat adat di sana.
Gak cuma modal datang buat seremonial belaka, Gubernur Apolo Safanpo literally turun langsung ke lapangan buat meresmikan Rumah Jew (Rumah Bujang) yang jadi simbol sakral kebudayaan suku Asmat. Bagi warga setempat, Rumah Jew ini bukan sekadar bangunan biasa ya, guys, tapi tempat berkumpulnya para tetua adat, pusat pelestarian seni ukir, hingga tempat musyawarah buat nentuin masa depan kampung. Jadi, kehadiran Pak Gubernur buat ngeresmikin langsung bangunan ini bikin warga ngerasa dihargai banget!
Nggak sampai di situ, setelah acara peresmian yang penuh warna budaya tersebut, Pak Gubernur langsung nge-gas buat menggelar dialog santai alias ngobrol bareng warga di Kampung Ewer. Di momen ini, suasananya auto cair dan gak ada sekat sama sekali. Warga Kampung Ewer pun gak menyia-nyiakan kesempatan ini buat langsung speak up dan menyampaikan unek-unek mereka.
Mulai dari urusan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, sampai kebutuhan infrastruktur dasar di kampung, semuanya ditumpahin langsung ke hadapan Pak Gubernur. Menanggapi curhatan yang valid tersebut, Gubernur Apolo Safanpo dengerin dengan penuh empati dan langsung mencatat poin-poin penting untuk dieksekusi secara taktis oleh pemerintah provinsi ke depannya. Beliau nekenin kalau pembangunan di Papua Selatan harus dimulai dari kampung-kampung terluar kayak di Asmat ini, bukan cuma fokus di pusat kota doang.
Aksi nyata andalannya yang super sat-set dan mau duduk bareng warga di lantai ini dapet applause meriah dan bikin masyarakat Asmat jatuh hati. Ini baru namanya pemimpin yang no debat peduli sama adat dan aspirasi rakyat kecil!
Respect banget buat Pak Gubernur Apolo Safanpo! Semoga hasil dialog ini bisa segera terealisasi biar warga Asmat dan Kampung Ewer makin sejahtera dan kebudayaan mereka tetap lestari. Yuk, kita dukung terus kemajuan pembangunan berbasis adat di Papua Selatan!





