spot_img
spot_img
ScoopTrip Pendakian Cycloop Dibuka? Warga Bilang: “Bahaya, Bisa Bikin Gunung Makin Rawan!”

Trip Pendakian Cycloop Dibuka? Warga Bilang: “Bahaya, Bisa Bikin Gunung Makin Rawan!”

Rencana pembukaan trip pendakian Gunung Cycloop menuai sorotan. Warga khawatir dampaknya bisa bikin kawasan makin rawan dan rusak.

Must read

Cycloop Mau Dibuka Buat Pendakian, Tapi Warga Langsung Kasih Warning ⚠️

Brosis, rencana buka trip pendakian ke Gunung Cycloop di Jayapura ini langsung jadi pembicaraan panas. Banyak warga bilang:
👉 “Ini bisa bikin situasi makin rawan, bukan tambah aman.”

Cycloop sendiri bukan tempat biasa. Ini kawasan cagar alam yang penting sekali buat kehidupan masyarakat sekitar.

Bukan Sekadar Gunung, Tapi Sumber Hidup Warga

Cycloop itu bukan cuma tempat naik gunung buat foto-foto.
Di sana itu:

  • sumber air buat Jayapura
  • habitat banyak hewan
  • hutan lindung yang harus dijaga

Kalau sembarang orang masuk tanpa kontrol, dampaknya bisa besar sekali.

Takut Terjadi Kerusakan dan Aktivitas Ilegal

Warga khawatir kalau pendakian dibuka bebas, bisa muncul:

  • penebangan liar
  • perburuan hewan
  • sampah di hutan
  • aktivitas ilegal lain

Mereka bilang, pengalaman di tempat lain sudah kasih bukti kalau pembukaan akses tanpa pengawasan bisa berujung rusak total.

Keamanan Juga Jadi Sorotan

Selain lingkungan, faktor keamanan juga jadi perhatian.
Cycloop itu luas dan masih banyak area yang belum terkontrol.

Kalau orang keluar-masuk bebas:
👉 bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
👉 sulit dipantau aparat
👉 berpotensi jadi titik rawan baru

Warga Minta Jangan Asal Buka

Pesan warga jelas sekali:
👉 kalau mau buka pendakian, harus ada aturan ketat
👉 harus libatkan masyarakat adat
👉 harus ada pengawasan serius

Bukan asal buka lalu lepas begitu saja.

Kasus ini tunjukkan satu hal penting:
👉 alam Papua bukan cuma tempat wisata, tapi tempat hidup.

Kalau tidak dijaga baik-baik, bukan cuma hutan yang hilang, tapi juga masa depan masyarakat.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular