Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi melakukan langkah besar dalam penataan wilayah dengan membentuk dua distrik baru, yakni Mimika Gunung dan Mimika Utara.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Bupati Mimika sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah terpencil.
Dua distrik baru tersebut merupakan hasil pemekaran dari Distrik Iwaka dan Kuala Kencana. Dengan adanya pemekaran ini, jumlah distrik di Mimika pun bertambah, memperkuat struktur pemerintahan di tingkat lokal.
Pembentukan Mimika Gunung dan Mimika Utara tidak hanya sekadar penambahan wilayah administratif, tetapi juga menjadi solusi atas tantangan akses dan pelayanan publik yang selama ini dirasakan masyarakat di daerah perbatasan.
Bupati Mimika menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, pemekaran juga diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, mulai dari pesisir hingga pegunungan.
Dalam prosesnya, pemerintah daerah juga telah menunjuk pelaksana tugas untuk memimpin kedua distrik baru tersebut, sebagai bagian dari persiapan operasional sebelum penetapan resmi melalui regulasi yang berlaku.
Tak hanya itu, pembentukan distrik ini juga melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai suku di Mimika, seperti Moni, Mee, Amungme, dan Kamoro, yang turut memberikan dukungan terhadap kebijakan tersebut.
Dengan hadirnya dua distrik baru ini, diharapkan akses pembangunan semakin merata dan pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, serta menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Mimika terus bergerak menuju pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayahnya.





